Untuk informasi dan aktivitas FFB terkini, tonton video terbaru di Channel Youtube kami. Subscribe Here!

Rekomendasi Serial Keren: Humans, Serial Tentang Kecerdasan Buatan dan Hakikat Penciptaan Manusia

Humans menyusun logika-logika cerita sehingga membuat alur dari masing-masing episode tersambung dengan baik

‘Apa yang kamu rasakan jika robot bisa menggantikan tugas manusia?’

Kemajuan teknologi membawa manusia pada pengalaman yang mungkin tak pernah terbayangkan sebelumnya. Saya masih ingat ketika kecil sering menunggu tukang foto keliling lewat depan rumah. Ya, itu saya lakukan demi sebuah foto yang hasilnya pun baru bisa didapat satu minggu kemudian.

Tapi coba lihat sekarang. Untuk mendapatkan sebuah foto, saya bisa mencoba berkali-kali memotret menggunakan kamera ponsel. Bahkan, hasilnya bisa didapat dengan cepat tanpa menunggu. Lebih hebatnya lagi, saya bisa mengeditnya sendiri sesuai dengan yang saya mau.

Itu hanya contoh sederhana saja. Semakin hari semakin banyak aktivitas manusia yang dibantu oleh teknologi. Tapi pernahkah kamu terpikir jika semua kegiatan yang biasa kamu lakukan, bisa juga dilakukan oleh robot yang juga buatan manusia?

Saya sudah membayangkannya ketika kuliah semester 6. Ada satu mata kuliah yakni sistem pakar yang menjelaskan tentang artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Saat itu, betapa senangnya jika saya memiliki robot yang bisa mengerjakan tugas kuliah, menyusun skripsi, mencuci pakaian, sementara saya bisa rebahan manja di kasur.

Tapi nasib saya tidak seberuntung Joe Hawkins yang membuat semuanya menjadi nyata. Perasaan Joe Hawkins (Tom Goodman-Hill) begitu bahagia ketika ia memiliki robot yang bisa membantu urusan pekerjaan rumah tangganya. Hal ini ia lakukan karena istrinya, Laura (Katherine Parkinson), terlalu sibuk dengan urusan pekerjaannya.

Cerita Joe Hawkins dengan robotnya itu ada dalam serial Humans (2015) yang kini bisa kamu saksikan di Mola TV.

Inilah rupa Anita, Synth yang membantu urusan rumah tangga Hawkins/Mola TV
Dia hanya mesin, nggak punya perasaan

Dalam Humans, robot yang bisa membantu pekerjaan itu disebut ‘Synth’. Rupa dan penampilannya sangat mirip dengan manusia dan juga memiliki nama. Synth yang dibeli oleh Joe Hawkins bernama Anita (Gemma Chan). Bahkan, saking miripnya dengan manusia, anak lelaki Joe dan Laura penasaran ingin membuktikannya dengan memegang bagian dada Anita.

Kehadiran Anita, membuat Laura merasa keluarganya menjadi berubah. Anak bungsunya, Sophie (Pixie Davies), menjadi lebih dekat dengan Anita, dan kerap kali membandingkan dirinya dengan robot tersebut. Semisal Anita yang bisa membuang pinggiran roti dengan rapi, hingga membacakan dongeng dengan tidak tergesa-gesa. Pun dengan tugas menengok Shopie setiap malam bisa dilakukan Anita dengan baik.

Laura semakin terancam keberadaannya. Perasaan Laura dibentrokkan dengan narasi-narasi yang mengurai bahwa Anita hanyalah mesin yang tidak perlu ditakutkan oleh Laura. Humans berkali-kali menegaskan bahwa Synth berbeda dengan manusia. Meski pun Synth bisa melakukan apa pun yang dilakukan manusia, tetapi mereka tidak memiliki perasaan. Mereka hanyalah mesin.

Keberadaan Synth di semesta Humans sudah seperti kebutuhan. Pemetik buah, penyapu jalan, hingga pembagi brosur dilakukan oleh Synth. Sepintas jika tidak teliti, penonton akan kebingungan membedakan antara karakter yang Synth atau yang memang manusia.

Tapi kebingungan ini menjadi hal yang menarik karena Humans pun menciptakan Synth yang bisa seperti manusia dalam hal ini memiliki daya kesadaran. Dengan kata lain bisa Synth bisa merasakan emosi sebagaimana manusia pada umumnya seperti marah, senang, bahagia, dan lain-lain.

Kelihaian penulis naskah dalam membuat karakterisasi Synth yang beragam membuat konflik Humans makin seru. Kita sebagai manusia akan diajak berpikir tentang hakikat penciptaan manusia itu sendiri. Kenapa manusia bisa bergantung pada Synth sementara mereka adalah buatan manusia itu sendiri?

Coba tebak, yang mana Synth dan yang mana manusia?/Mola TV

Ada dua kisah lain yang perlu juga kamu ketahui

Kita tinggalkan dulu Laura dan keluarganya. Di lain kesempatan, Leo (Collin Morgan) bersama dengan Synth-nya, Max (Ivanno Jeremiah), sedang berusaha mencari keberadaan keempat teman Synth yang diculik oleh orang tak dikenal. Perjalanan Leo akan membawa kita pada hakikat bagaimana hubungan dan perlakuan robot dengan manusia.

Selain Leo, ada juga kisah Dr. George Millican (William Hurt) yang tidak ingin melepas Odi (Will Tudor). Odi adalah Synth miliknya yang telah lama digunakannya. Karena sudah lama, Odi harus didaur ulang. Namun, George Millican tetap tidak mau memberikannya kepada pihak terkait dan bersikukuh bisa memperbaikinya sendiri. Ada sisi emosional tersendiri yang dihadirkan oleh George Millican terhadap Synth lelaki itu.

Ketiga kisah dan cerita tersebut terkait satu sama lain dan punya benang merah yang saling mengikat. Tentunya, kamu harus menonton serial Humans jika ingin tahu bagaimana kelanjutan kisah mereka bertiga.

Serial Humans ini sendiri mengambil genre science-fiction(fiksi ilmiah), sebuah genre yang memadukan dan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai dasar utamanya. Kemudian dirangkai dengan cerita yang dibuat oleh penulisnya.

Satu hal yang perlu saya puji adalah kepiawaian Humans menyusun logika-logika cerita sehingga membuat alur dari masing-masing episode tersambung dengan baik. Di setiap akhir episode selalu menyisakan pertanyaan yang jawabannya akan ada di episode selanjutnya. Sebuah formula menarik untuk mengikat penonton betah menantikan kelanjutan cerita dalam sebuah serial.

Synth ini dipergunakan untuk kepuasan hasrat seksual laki-laki/Mola TV

Cocok ditonton untuk kamu yang masih karantina mandiri 

Kalau kamu bingung memilih tontonan apa lagi selama pandemi ini, serial Humansbisa menjadi salah satu alternatifnya. Serial ini terbagi menjadi tiga season dan masing-masing season terdiri dari delapan episode. Durasi masing-masing episode sekitar 40 menit. Jadinya kalau kamu menonton satu episode per hari, kurang dari satu bulan kamu sudah bisa menyelesaikannya.

Dan untuk menonton full season Humans di Mola TV, kamu cukup berlangganan sebesar Rp. 12.500,-.

‘Apakah mesin-mesin itu sudah melecehkan eksistensi manusia?’
Read Also :
Pecinta Musik dan Film Indonesia yang bercita-cita menjadi Jurnalis atau Entertainer namun malah tersesat di dunia Informatika

60 comments

  1. Waah tayangan yang menarik. Lumayan nih buat temen kerja dari rumah. Nice review
    1. Terima kasih
  2. Selama ini aku pikir di Mola tv hanya ada tayangan untuk anak2, skrg pun ad film2 menarik dan seru ya
    1. Ya coba diexplore kembali Mola-nya.
  3. Total ada berapa episode ya Humans ini? Kalau kusampaikan ke pak suami, sepertinya dia bakal tertarik. Dia suka topik science fiction begini. Bayarannya murah pula ya.
    Film seperti ini bikin berpikir ya, bagaimana kalau AI bisa menghasilkan synth seperti dalam film ini ... wiih.
    1. 24 episode
  4. wah seru banget ini serialnya, aku suka modelan serial TV kayak gini
    1. Mantap!
  5. wah baru tau ada film sebagus ini di MOLA. aku mau nonton deh kebetulan lanagganan juga heheheh
    1. Selamat menonton.
  6. Ceritanya menarik. Robot2nya mirip banget sama manusia. Bisa-bisa,mereka malah yang menguasai dunia. Sereem...pengen nonton nih, endingnya seperti apa..
    1. Silakan ditonton.
  7. Wah mwnarik. Aku jadi ikutan terbayang, bagainana rasanya kalau punya robot lalu jadi bergantung banget sama robot robot itu. Serial pupa rupanya.
    1. Manusia bakal makin males kalau gitu ya, rebahan doang nanti aktivitasnya.
  8. Dalam kehidupan nyata saat ini pun bisa terjadi. Hanya saja bukan robot, tetapi asisten rumah tangga. Konfliknya kurang lebih sama. Jadi menarik juga tema film ini.
    1. Biang-biang pelakor ya hehe
  9. Wah pernah baca pd blog tmn yg lain. Ternyta sama jg toh bahas ini. Robot yg bntuknya manusia, aku sih agak serem hahaha
    1. Lebih serem manusia sih.
  10. Kebayang sih, gimana kalau synth ini memiliki perasaan. Pastinya para human merasa iri ya kan.
    1. Nah, ada Synth yang bermutasi betul-betul seperti manusia.
  11. Ah, saya hampir lupa pada serial ini. Terakhir menonton sudah seri ke-3. Tapi ingatan saya agak mix dengan drama atau film bertema sync ini. Kayanya harus nonton lagi, nih.
    Bagus sekali. Emosional dan logika kita diaduk di TV Series ini. Yang jelas, Anita memang tkoh sentral selain Laura dan keluarganya.
    1. Ya silakan nonton lagi.
  12. Wah film yang unik nih, imajinasinya liar banget ya sampai kepikiran bikin cerita kayak gini...hehe...Sepertinya menarik nih, layak tonton deh...
    1. Sudah banyak sih tema-tema scifi seperti ini.
  13. Seru nih kayaknya film ini. Kalo di drakor ada drama Are You Human. Ceritanya mirip. Jadi kepengen nonton juga film ini. Konflik saat robot punya perasaan kayak manusia, pasti sangat menarik. Kudu minjem hape suami nih. Kebetulan dia langganan MolaTV
    1. Hayo teh rebut hape suaminya.
  14. Dijamin puas nih durasinya lama untuk serial seperti ini
    1. Durasi lama memang bikin puas.
  15. Scf-i ya? Jujur aku gak begitu terlalu suka Nonton film genre scfi tentang robot gitu sih. Tetapi film ini terlihat menarik
    1. Ya gpp, nggak usah dipaksa.
  16. Terjangkau juga ya langganan mola tv cuma 12.500 kaget akuu.
    1. Aku juga kaget.
  17. Sepertinya bagus nih filmnya. Aku jadi penasaran malah sambil membayangkan kalau ada robot yang kayak gitu. Hehe
    1. Ada kok aslinya di beberapa negara sudah ada yang buat.
  18. Suka dengan kalimat ini.

    Kita sebagai manusia akan diajak berpikir tentang hakikat penciptaan manusia itu sendiri. Kenapa manusia bisa bergantung pada Synth sementara mereka adalah buatan manusia itu sendiri?

    Filmnya ngajakin mikir juga, nih. Seru.
    1. Terima kasih.
  19. Mola TV nampaknya menyajikan film-film keren ya? Jadi ingin ikut langganan ah

    Terkait film human, saya nonton beberapa drama Korea tapi jadi kesel karena jatuhnya cinta-cintaan yang ngga logis. Beda dengan robot di film yang diulas Raja, lebih menitik beratkan sisi humanis
    Misalnya: "
    Anita yang bisa membuang pinggiran roti dengan rapi, hingga membacakan dongeng dengan tidak tergesa-gesa. Pun tugas menengok Shopie setiap malam bisa dilakukan Anita dengan baik.emisal Anita yang bisa membuang pinggiran roti dengan rapi, hingga membacakan dongeng dengan tidak tergesa-gesa. Pun dengan tugas menengok Shopie setiap malam bisa dilakukan Anita dengan baik.

    Karena ngga semua film/drama harus cinta-cintaan :D :D
    1. Ya, karya yang lebih mengupas sisi humanisme memang selalu seru untuk ditonton.
  20. Saya menggaris bawwahi kalimat ini, kenapa harus takut dan tergantung pada robot, padahal itu ciptaan manusia juga.
    Dan memang, sebaik-baiknya dan secanggihnya robot ciptaan manusia, tetap manusia adalah ciptaan Tuhan terbaik. Jadi manusialah yang mengendalikan robot buatannya.

    Tapi saya penasaran dengan serial ini, Mas. Bagus buat referensi menulis cerita. Mola TV menyajikan banyak tontonan bagus ya.
    1. Yupz,jangan sampai manusia yang dikendalikan oleh robot buatannya sendiri.
  21. Film bertema scifi memang selalu menarik untuk diikuti. Kita dibawa ke masa depan, yg kelihatannya tdk masuk akal akan terjadi. Kayak Humans inibyg dibuat tahun 2015, kalo kita nonton di tahun itu kayaknya bakal mikir kalo robot AI terlali mengada-ada. Namun kenyataannya sekarang robot AI sudah hadir di dunia.
    1. Kadang film sci-fi tak masuk akal di masa kini, tapi menjadi nyata bertahun-tahun kemudian.
  22. Sebenarnya saya kurang suka dengan film-film dengan tema fiksi ilmiah , tapi sepertinya film ini menarik untuk ditonton . Jadi aku harus nonton nih .
    1. Gpp, kalau nggak suka nggak perlu maksain nonton. Genre film 'kan selera.
  23. Soal artificial intelligence ini aku udahe sering dengar semasa kuliah. Salut banget lah buat yang pernah bikin karya di bidang PKK, meskipun ini hanya film tapi pasti ngga mudah, membuat teknologi AI juga.

    Pesan moralnya lumyan dapat nih
    1. Sip, saya juga belajar Ai pas kuliah Informatika dulu.
  24. kok keren banget ada serial kaya gini... jdi pengen langganan mola tv juga deh
    1. Ya, silakan berlangganan.
  25. aku suka nonton yang ceritanya tentang kemajuan teknologi seperti ini. penasaran seperti apa serial humans. pasti seru!
    1. Mantap.
  26. Review yang kereen, aku jadi pinisirin pengen nonton. Oh ya ternyata murah ya langganan Mola TV eh kalau bahas robot gini jadi mirip dengan kloning yaaa...
    1. Terima kasih apresiasinya.
  27. Bagus nih reviewnya. Selain di mola tv, kira2 dimana ya kita bisa lihat film ini?
    1. Terima kasih apresiasinya.

      Ekslusif di Mola.
  28. Humans ini refleksi tentang eksistensi manusia yang mulai terancam kecerdasan artifisial yang sekarang sudah mulai terasa di banyak bidang. Salah satunya tenaga kerja manusia dikurangi karena sudah ada robot yang menggantikan. Etapi, saya kira Indonesia masih jauh ke arah sana. hehehe
    1. Ntar pada demo sama robotnya
  29. Banyak yang review tv series ini, malah jadi keingetan sama drama Korea Are You Human, hamppir mirip ceritanya.
    1. Terima kasih infonya.
  30. Aku sebenarnya udah ngeceng serial tv ini dari dulu, Ja. Tapi nggak tahu kenapa belum nonton juga sampai sekarang huhu
    1. Aku juga nggak tahu kenapa teh, huhu.
Terima kasih telah berkunjung ke RajaSinema. Kami sangat senang jika anda berkenan meniggalkan komentar dengan bijak, tanpa link aktif, dan kata-kata kasar.