Untuk informasi dan aktivitas FFB terkini, tonton video terbaru di Channel Youtube kami. Subscribe Here!

Lagi dan Lagi, Film Indonesia Tidak Dilirik Juri Oscar 2023

Ngeri-Ngeri Sedap belum berhasil masuk shortlist Best International Feature Film Oscar 2023

Ajang penghargaan perfilman tertinggi dunia The Academy Awards, atau yang biasa disebut Oscar resmi mengumumkan shortlist (daftar pendek) di beberapa kategori. Salah satunya adalah kategori Best International Feature Film. Kategori ini dikhususkan untuk film-film yang dikirim dari berbagai negara untuk berkompetisi bersama.

Di penyelenggaraannya yang ke-95, Oscar 2023 berhasil menghimpun 93 film dari 93 negara, tak terkecuali Indonesia. Untuk Oscar 2023, Indonesia mengirim Ngeri-Ngeri Sedap karya Bene Dion Rajagukguk yang di Festival Film Indonesia (FFI) 2022 pulang dengan tanpa hampa.

Kembali, pesona Mak Domu tak mampu memikat hati para juri

Adegan Mak Domu dan Pak Domu merencanakan sesuatu agar anak-anaknya mau pulang kampung/Imajinari

Ngeri-Ngeri Sedap dengan judul asing Missing Home mendapat 5 nominasi di FFI 2022 termasuk Film Terbaik. Namun sayangnya, film yang dibintangi Tika Panggabean tersebut tidak berhasil membawa pulang satu piala pun.

Meski begitu, Ngeri-Ngeri Sedap sudah dipilih lebih dulu oleh Komite Oscar Indonesia sebagai wakil Indonesia sebelum penyelenggaraan FFI 2022. 

Hasilnya?

Lagi dan lagi. Sejak pertama kalinya Indonesia mengirim wakilnya ke ajang Oscar pada tahun 1987 lewat film Naga Bonar, film kita belum mampu menembus shortlist sekalipun. Termasuk untuk Oscar 2023, Ngeri-Ngeri Sedap bernasib sama.

Sebelum ini, Indonesia pernah mengirim film dengan berbagai genre seperti Yuni, Kucumbu Tubuh Indahku, Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak, Turah, Berbagi Suami, Denias Senandung di Atas Awan hingga Tjoet Nja' Dhien.

Tapi ya mungkin belum beruntung kali saja ya, atau simply film Indonesia memang belum sebagus itu di mata juri Oscar?

Berikut daftar lengkap 15 film berbahasa asing yang masuk Oscar 2023

Argentina, (Argentina, 1985)
Austria, (Corsage)
Belgium, (Close)
Cambodia, (Return to Seoul)
Denmark, (Holy Spider)
France, (Saint Omer)
Germany, (All Quiet on the Western Front)
India, (Last Film Show)
Ireland, (The Quiet Girl)
Mexico, (Bardo, False Chronicle of a Handful of Truths)
Morocco, (The Blue Caftan)
Pakistan, (Joyland)
Poland, (EO)
South Korea, (Decision to Leave)
Sweden, (Cairo Conspiracy)

Semangat terus untuk sineas Indonesia.

Read Also :
Pecinta Musik dan Film Indonesia yang bercita-cita menjadi Jurnalis atau Entertainer namun malah tersesat di dunia Informatika

12 comments

  1. Mengapa selama bertahun-tahun tidak ada film Indonesia yang dilirik ama panitia Oscar? Kira-kira kurang bagus sinematografinya atau emang idenya kurang unik ya?
    BTW jadi penasaran ama film asing yang Abang sebutin di tulisan ini, kira2 bisa ditonton di mana ya yang legal?
    1. Jawaban pastinya memang ada pada panitia Oscar. Tapi kalau saya bandingkan dari beberapa film yang masuk shortlist, isu mereka kuat-kuat. Seperti Holy Spider (Denmark) mengisahkan tentang pembersihan para pelacur yang dianggap mengotori dunia.

      -

      Beberapa memang belum tersedia di OTT Indonesia. Tapi coba jelajaji KlikFilm yang biasa memutar film-film dari berbagai dunia. Holy Spider juga saya nonton di sini.
  2. Sayang banget. Mungkin masih ada poin-poin yang nggak pas di kriteria juri dan butuh improvisasi lagi. Mungkin kalo dapet bocoran soal di mana letak kekurangannya, sineas Indonesia bisa langsung melakukan corrective and preventive action. Atau yaa belajar lagi dari film-film yang tembus Oscar dan bikin film yang lebih cetarr lagi.
    1. Paling memang belajar dari film-film yang tembus, dan buat seperti apa yang mereka buat.
  3. Emang sangat disayangkan sih. Padahal film ngeri-ngeri sedep tuh keren banget menuruutku. Tapi, nggak papa dong. Orang-orang perfilm-an harus lebih semangat membuat film-film lain yang nantinya bisa berhasil tembus Oscar. Semangat.
    1. Sebetulnya saya lebih prefer "Nana" yang melaju ke Oscar. Sayangnya, Nana tidak rilis di bioskop.

      Aamiin. Semoga suatu saat nanti bisa tembus shortlist Oscar bahkan nominasi dan memenangkannya.
  4. Padahal film-film Indonesia bagus-bagus banget, apalagi yang lokalan seperti ini. Mulai dari cerita yang dibangun, pendalaman tokoh, dan ending yang tidak terduga banget. Yah mungkin saja ada kriteria khusus dalam suatu adegan film untuk bisa masuk ke kategorinya. Semoga dimasa mendatang ada film yang bisa tembus, kalau yang vote orang Indonesia auto winn hha
    1. Lha, ini tidak divote oleh masyarakat. Tapi oleh member Academy Award secara khusus.
  5. Sebenarnya film Indonesia bagus-bagus banget dari segi ide dan eksekusi. Tapi emang nggak tahu pertimbangan pemilihan pemenang, apakah film yang terpilih mesti pake efek canggih dan laga.
    1. Dari pengamatan saya akan film-film yang tembus shortlist, mereka punya isu-isu sosbud yang kuat.
  6. Semoga tahun 2023 ada celah untuk Indonesia masuk menjadi nominasi Oscar ya. Kita dukung terus perfilman Indonesia
    1. Aaamiin. Semoga.
Terima kasih telah berkunjung ke RajaSinema. Kami sangat senang jika anda berkenan meniggalkan komentar dengan bijak, tanpa link aktif, dan kata-kata kasar.