Untuk informasi dan aktivitas FFB terkini, tonton video terbaru di Channel Youtube kami. Subscribe Here!

5 Fakta Menarik Gita Cinta dari SMA, No. 4 Bikin Baper

Gita Cinta dari SMA turut pula dimeriahkan oleh sederet bintang senior seperti Dwi Sasono, Unique Priscilla, Dewi Gita, dan Putri Ayudya

Kata orang, pacaran terindah adalah saat masih memakai seragam SMA. Meski tak semua kisahnya berakhir langgeng, tapi kisah-kisah manis saat SMA akan selalu menjadi kenangan.

Makanya, film-film yang menceritakan kisah cinta saat SMA akan selalu ada setiap periodenya. Terbaru, ada film Gita Cinta dari SMA arahan Monty Tiwa yang siap bikin kamu bernostalgia masa pacaran di SMA.

Tapi sebelum nonton, nggak ada salahnya simak dulu 5 fakta menarik Gita Cinta dari SMA yang bakal bikin kamu makin tertarik buat nonton.

Cekidot!

1. Didasarkan langsung pada novelnya

Judul Gita Cinta dari SMA mungkin tak terasa asing. Karena sebelumnya pernah ada film berjudul sama pada tahun 1979 yang mempopulerkan pasangan Rano Karno dan Yessy Gusman yang masing-masing berperan sebagai Galih dan Ratna.

Ya, Gita Cinta dari SMA (2023 version) ini juga masih akan bercerita tentang romantika Galih dan Ratna saat SMA. 

Tapi film ini bukanlah remake dari film lawasnya, melainkan langsung didasarkan pada novelnya. Artinya, kedua film ini sama-sama diadaptasi dari novel berjudul sama karya Eddy D. Iskandar.

Karakter Galih dipercayakan pada aktor pendatang baru Yesaya Abraham. Sementara aktor yang populer lewat Danur Universe, Prilly Latuconsina, berperan sebagai Ratna.

2. Dikemas dengan format semi musikal

Meski didasarkan langsung pada novelnya, tapi pendekatan yang diambil oleh Monty Tiwa nggak jauh berbeda dengan versi 1979. Film produksi Starvision dan Moviesta ini masihlah dikemas dengan format semi musikal.

Ada beberapa lagu yang menghiasi adegan Gita Cinta dari SMA mulai dari 'Kidung', 'Apatis', 'Gita Cinta', dan 'Galih & Ratna'. Lagu-lagu tersebut memang merupakan lagu lawas yang kali ini dinyanyikan ulang oleh Segara, putra musisi Ebiet G. Ade.

Selain diwarnai dengan lagu-lagu yang bisa bikin kita bernostalgia, ada beberapa adegan yang juga dibuat dengan format musikal. Ibarat kata seperti lagu di film India, kehadiran lagu dan adegan musikal di Gita Cinta dari SMA ini sangat mendukung cerita. Bukan sekadar tempelan semata.

3. Melangsungkan gala premiere di kota Bandung

Cast & crew Gita Cinta dari SMA berfoto bersama Yessy Gusman (berkerudung hijau)

Gita Cinta dari SMA mengambil latar di Bandung tahun 1980-an. Ratna adalah seorang murid pindahan dari Jogjakarta yang terpaksa pindah sekolah ke Bandung mengikuti dinas ayahnya. Di sekolah tersebut ada sosok Galih, cowok misterius nan dingin tapi punya prestasi di bidang akademik dan musik.

Itu sekilas cerita tentang Galih dan Ratna.

Wargi Bandung patut berbahagia karena bisa jadi yang pertama kali menonton kisah manis Galih dan Ratna. Kemarin, Minggu, 5 Februari 2023, Gita Cinta dari SMA melangsungkan gala premiere di XXI Ciwalk Bandung.

Diakui Chand Parwez Servia selaku produser Gita Cinta dari SMA, Bandung dipilih sebagai kota pertama karena memang kisah percintaan Galih dan Ratna lahir di Bandung dan dari tangan dingin penulis novel yang juga asli Bandung.

Gala premiere Gita Cinta dari SMA terdiri dari beberapa rangkaian acara.

Pada pagi hari, seluruh tim koreografi bersama dengan pemain melakukan flashmob di beberapa titik di kota Bandung. Seperti di lampu merah Samsat Soekarno Hatta yang dinobatkan sebagai lampu merah terlama se-Indonesia. Dan juga di jalan Soekarno (kawasan Asia Afrika) yang seringkali dihuni oleh hantu-hantu jalanan.

Pada siang harinya, tim Gita Cinta dari SMA menyambut penonton yang sudah hadir di XXI Ciwalk untuk nonton bareng. Disusul dengan meet and greet bersama para pemain dan ditutup dengan musical performance oleh Segara.

4. Banyak adegan romantis nan puitis

After gala premiere, tim FFB berfoto bersama produser Chand Parwez Servia (atas, kedua dari kiri)

Saya beruntung ikut serta menonton Gita Cinta dari SMA di gala premiere. Sebagai makhluk yang usianya sudah tidak remaja lagi, terkadang saya suka merasa geli ketika menonton film-film remaja yang penuh dengan gombalan kata-kata.

Tapi ada rasa yang berbeda ketika saya menonton Gita Cinta dari SMA. Meski kekuatan film ini masih bertumpu pada kekuatan dialog (yang menggunakan bahasa Indonesia baku di eranya), Gita Cinta dari SMA masih punya banyak pengadeganan yang minim kata-kata tapi tetap powerfull.

Saya akan bocorkan satu saja yang paling saya sukai dan langsung mengena ke ulu hati.

Diceritakan kisah cinta Galih dan Ratna ini mendapat pertentangan dari ayahnya Ratna yang tidak suka dengan status sosial keluarga Galih. Ayahnya Ratna pun meminta Galih untuk membuat surat pernyataan yang isinya Galih tidak akan lagi mendekati Ratna.

Galih menyanggupinya. Tapi Ratna yang lebih agresif, tetap menemui Galih.

Dalam pertemuan mereka di satu danau, Galih mengungkapkan jika suatu pengharapan ingin sampai pada tujuannya, lemparkanlah batu ke danau sejauh mungkin.

Dan.... Ratna terus menerus melempar batu itu sejauh mungkin. Menandakan kalau Ratna ingin hubungannya dengan Galih tetap jauh dalam waktu-waktu ke depan.

Melihat Ratna yang terus berjuang, Galih memeluk Ratna sembari berucap, "Ratna, itu cuma batu".

Gimana nyesek 'kan?

5. Siap tayang pada 9 Februari 2023

Kalau kamu ingin merasakan gimana adegan lempar batu itu betul-betul bikin nyesek, mari buktikan dengan menonton Gita Cinta dari SMA yang siap tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis, 9 Februari 2023.

Sudah siap bernostalgia masa remaja bersama Galih dan Ratna?

Read Also :
Pecinta Musik dan Film Indonesia yang bercita-cita menjadi Jurnalis atau Entertainer namun malah tersesat di dunia Informatika

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung ke RajaSinema. Kami sangat senang jika anda berkenan meninggalkan komentar dengan bijak, tanpa link aktif, dan atau kata-kata kasar.