Musim libur Lebaran 2026 akan mencatatkan sejarah baru dalam industri perfilman Indonesia. Untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun terakhir, terdapat enam judul film nasional yang akan dirilis secara bersamaan mulai 18 Maret 2026.
Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya hanya diisi oleh dua hingga lima judul film. Keberagaman genre mulai dari horor, drama keluarga, hingga fiksi ilmiah menjadi warna utama dalam persaingan layar lebar tahun ini.
Berikut adalah daftar enam film yang akan mengisi slot Lebaran 2026:
1. Danur: The Last Chapter
![]() |
| doc. MD Pictures |
Film ini merupakan seri penutup dari saga horor Danur yang diadaptasi dari novel karya Risa Saraswati. Prilly Latuconsina kembali dipercaya memerankan karakter utama, Risa, seorang perempuan yang memiliki kemampuan berinteraksi dengan makhluk halus.
Produksi MD Pictures ini akan memfokuskan cerita pada babak akhir hubungan Risa dengan teman-teman gaibnya.
Sebagai seri pamungkas, film yang disutradarai oleh Awi Suryadi ini bertujuan menyelesaikan seluruh benang merah cerita yang telah dibangun sejak film pertama pada tahun 2017.
Fokus narasinya terletak pada pendewasaan karakter Risa dan konflik besar yang menjadi titik akhir perjalanannya dalam semesta Danur.
2. Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
![]() |
| doc. Soraya Intercine Films |
Soraya Intercine Films melanjutkan franchise ikonik mereka melalui seri ketiga Suzzanna versi Luna Maya yang berjudul Santet Dosa di Atas Dosa.
Film ini kembali menampilkan transformasi Luna Maya sebagai tokoh legendaris Suzzanna. Menariknya, seri kali ini menggaet aktor ternama Reza Rahadian untuk beradu peran sebagai salah satu karakter kunci dalam plot cerita.
Selain bintang muda, film ini melibatkan jajaran aktor senior seperti El Manik dan Clift Sangra untuk memperkuat nuansa nostalgia.
Cerita akan berpusat pada tema pembalasan dendam melalui praktik santet, yang tetap mempertahankan ciri khas horor klasik namun dengan peningkatan kualitas teknologi prostetik dan efek visual.
3. Senin Harga Naik
![]() |
| doc. Starvision |
Film persembahan Starvision dan Legacy Pictures ini menyoroti perseteruan antara Mutia (Nadya Arina) dan ibunya, Retno (Meriam Bellina), yang membuat Mutia nekat merantau demi membuktikan kesuksesannya.
Namun, tiga tahun kemudian Mutia justru terjepit dilema besar saat kariernya di perusahaan properti bergantung pada proyek penggusuran toko roti legendaris milik ibunya sendiri, Mercusuar.
Demi menyelamatkan posisi profesionalnya, Mutia terpaksa pulang dan bekerja sama dengan kedua saudaranya (Andri Mashadi dan Nayla D. Purnama) untuk melunakkan hati sang ibu agar mau menjual toko tersebut.
Karya sutradara Dinna Jasanti ini menjadi drama keluarga yang emosional, memotret benturan antara ambisi karier dengan kasih sayang dan kenangan masa lalu di rumah.
4. Tunggu Aku Sukses Nanti
![]() |
| doc. Rapi Films |
Film arahan Naya Anindita ini memotret perjalanan panjang Arga (Ardit Erwandha) yang selama dua dekade, tepatnya sejak Lebaran 2004 hingga 2025, selalu menjadi bulan-bulanan dalam kumpul keluarga.
Arga harus menghadapi kenyataan pahit karena terus dibanding-bandingkan dengan sepupu-sepupunya—Dwiki (Afgan), Bella (Marchella FP), Hanif (Z Axis), dan Hilman (Gusty Pratama)—yang memiliki privilege serta karier yang jauh lebih gemilang.
Di tengah perasaan rendah diri akibat pencapaiannya yang dianggap jalan di tempat, Arga berupaya keras untuk mengubah narasi hidupnya.
Fokus utama film garapan Rapi Films ini adalah perjuangan Arga untuk meraih pembuktian diri dan mendapatkan rasa hormat yang ia idamkan pada momen kumpul keluarga Lebaran 2026 mendatang
5. Na Willa
![]() |
| doc. Visinema |
Film anak-anak ini merupakan karya terbaru dari kreator film Jumbo, Ryan Adriandhy, yang diadaptasi dari novel populer karya Reda Gaudiamo.
Di bawah naungan Visinema Studios, film ini menghadirkan kisah hangat dan magis tentang cara Na Willa memandang dunia sekitarnya yang sederhana namun terasa sangat istimewa.
Narasinya mengajak penonton mengikuti keajaiban kecil dalam keseharian Na Willa, mulai dari menemani Mak ke pasar, menikmati minuman di kios Cik Mien, hingga petualangan sederhana di sekolah dan bersama teman-temannya.
6. Pelangi di Mars
![]() |
| doc. Multi Buana Kreasiondo |
Pelangi di Mars menghadirkan terobosan baru melalui genre fiksi ilmiah yang berfokus pada petualangan luar angkasa.
Cerita berpusat pada sosok Pelangi, seorang anak yang lahir di planet Mars. Ditemani oleh para robot yang menjadi sahabat setianya, Pelangi harus menapaki sebuah perjalanan besar yang sangat krusial bagi masa depan planet Bumi.
Narasinya menyoroti perjuangan dan keberanian Pelangi dalam menghadapi berbagai rintangan di lingkungan luar angkasa yang penuh tantangan.
Dengan premis yang segar dan skala cerita yang ambisius, film ini menjadi salah satu judul yang paling dinantikan karena menawarkan eksplorasi imajinasi masa depan bagi penonton film Indonesia.
Hadirnya enam judul film dengan genre yang sangat beragam ini membuktikan bahwa industri perfilman Indonesia semakin berani dalam menyajikan pilihan tontonan berkualitas bagi masyarakat.
Mulai dari horor pamungkas yang mencekam, petualangan fiksi ilmiah yang imajinatif, hingga drama keluarga yang sangat relevan dengan realitas sosial, semua siap menemani momen hari raya Anda menjadi lebih berkesan. Keberagaman ini memastikan bahwa setiap anggota keluarga memiliki pilihan cerita yang sesuai dengan selera masing-masing untuk dinikmati bersama.
Jangan sampai melewatkan rekor baru sinema tanah air ini dan pastikan Anda menjadi bagian dari sejarah ledakan produktivitas film nasional. Siapkan agenda mudik dan liburan Anda, lalu ajak keluarga serta kerabat untuk meramaikan layar lebar.
Saksikan dan dukung terus karya-karya terbaik sineas bangsa yang akan mulai tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026.
Selamat menonton dan selamat merayakan kemenangan!


%20Instagram.png)
%20Instagram.png)


%20Instagram.png)